Minggu, 09 Januari 2011

Menerapkan Cerita dalam Skenario Pembelajaran Pkn di Sekolah Dasar

Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Tema : Hidup Gotong Royong
Materi Pokok : Hidup Rukun, Saling Berbagi dan Tolong Menolong
Kelas / Semester : II / I (Satu)
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit ( 1 x pertemuan )

A.Kompetensi Dasar

Mengenal pentingnya hidup rukun, saling berbagi, dan tolong menolong.

B. Indikator Hasil Belajar

1. Menjelaskan pentingnya tolong menolong.
2. Menjelaskan manfaat sikap tolong menolong.
3. Mengidentifikasi cara membalas jasa pertolongan orang lain.
4. Menceritakan bagaimana cara menolong sesama.

C. Tujuan Pembelajaran:

1. Siswa dapat menjelaskan pentingnya manusia saling tolong menolong.
2. Siswa dapat menjelaskan manfaat sikap tolong menolong.
3. Siswa dapat Mengidentifikasi cara membalas jasa pertolongan orang lain.
4. Siswa dapat menceritakan bagaimana cara menolong sesama.

D. Skenario Pembelajaran

Dalam pelaksanaan pembelajaran PKn di Sekolah dasar, dapat diterapakan pembacaan cerita dalam proses pembelajarannya. Sesuai dengan materi pokok di atas, maka cerita yang dapat di terapkan untuk memberikan contoh bagaimana cara menolong sesama adalah cerita yang berjudul “Membalas Jasa”.

Langkah pembelajaran

1. Kegiatan awal

• Pembelajaran diawali dengan salam pembuka dan doa.
• Absensi kehadiran siswa yang dilakukan oleh guru.
• Guru mengkondisikan siswa supaya kegiatan pembelajaran dapat dimulai dengan baik. Misalnya dengan membentuk posisi duduk siswa menjadi setengah lingakaran.
• Guru menyampaikan materi yang akan dibahas, yaitu tentang Tolong menolong.
• Guru memberikan motivasi kepada siswa agar siswa lebih bersemangat dalam mengikuti kegiatan belajar.
• Guru memberikan apersepsi kepada anak dengan memberikan pertanyaan “Siapa yang sudah tahu bagaimana cara menolong orang lain?”.

2. Kegiatan Inti

• Guru memulai dengan membacakan cerita yang berjudul Malin Kundang sedangkan siswa mendengarkan pemaparan dari guru sambil menganalisis nilai-nilai yang terkandung dalam cerita tersebut.

“Anak-anak, ibu mempunyai cerita yang mencerminkan sikap bagaimana cara menolong orang lain. Ceritanya begini, mohon disimak baik-baik ya.”

Membalas Jasa

Ada seekor ketam (kepiting) yang tersesat. Dia dalam kondisi yang lelah dan haus sangat kesulitan untuk menemukan sebuah sungai. Kemudian datang seekor kancil yang mau menolong kepiting. Dia menggendong kepiting dengan susah payah untuk membawanya kesungai. Kepiting merasa senang, dan kelinci beristirahat di bawah pohon di dekat sungai karena kelelahan. Ketika kelinci tertidur ada ular dan elang yang mengincar nyawanya, tetapi hal itu diketahui kepiting. Kepiting berusaha mencegahnya, dengan menggunakan akal bulus untuk dapat menyingkirkan ular dan elang. Dengan tekad dan keberanian, kepiting mampu mencekik leher ular dan elang. Kepiting senang karena berhasil menolong kelinci untuk membalas jasa dari kelinci. Akhirnya kelinci dan kepiting hidup rukun karena sikap saling tolong-menolong.
• Guru bersama siswa mencari nilai-nilai yang terkandung dalam cerita tersebut.

Dari cerita tersebut terkandung sebuah nilai bahwa tolong menolong merupakan perilaku yang sangat terpuji. Jika kita mengetahui ada seseorang yang sedang mengalami kesulitan dan membutuhkan bantuan hendaknya kita menolong semampu kita. Karena sebagai manusia kita juga membutuhkan pertolongan dari orang lain. Dan kita juga tidak boleh melupakan jasa pertolongan orang lain, jika mampu kita harus membalas kebaikan usaha orang tersebut.
• Guru meminta siswa untuk memberikan contoh lain yang mencerminkan sikap menolong orang lain dalam kehidupan sehari-hari.
• Siswa membentuk kelompok untuk membahas manfaat menolong orang lain.
• Guru menjelaskan tentang manfaat menolong orang lain.

3. Kegiatan Akhir

• Siswa dan guru bersama-sama menarik kesimpulan materi.
• Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya.
• Guru memberikan tugas sebagai kegiatan evaluasi.
• Penutupan kegiatan belajar dengan bernyanyi bersama-sama, kemudian dilanjutkan dengan berdoa bersama.

E. Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran adalah: ruang kelas lengkap dengan fasilitasnya, buku materi PKn, dan teks cerita “Membalas jasa”.

F. Penilaian

• Penilaian performa, pengamatan pada saat siswa melakukan kegiatan.
• Tes lisan, tanya jawab tentang kegiatan yang baru dilakukan siswa sesuai dengan indikator kompetensi yang akan dicapai dalam pembelajaran.
• Tes tulis.

DAFTAR PUSTAKA

M. Noeh Al Hudawy. 2007. Diselamatkan Misai Landak. Jakarta: Balai Pustaka.
http://bse.invir.com/sd/sd2pkn%20PKn%20Slamet.zip
http://www.ceritaanak.org/index.php?option=com_content&view=article&id=58:cerita-rakyat-malin-kundang&catid=36:cerita-rakyat&Itemid=56

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar